Saturday, 10 October 2015

Algoritma untuk mencari deret Fibonaci

Algoritma :
Deklarasi
    n    : integer
    i    : integer
    a[1..50]: integer
Deskripsi
    Read n
    For i <- 0 to n do
        If (i < 2) then
        a[ i ] <- i
        Else
        a[ i ] <- a[ i - 2 ] + a[ i - 1 ]
        end if
    end for
    For i <- 0 to n do
        Write a[ i ]
    end for
    end

Program Biasa :
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
int main(){     
int n,i,a[50];
cout<<"Deret Fibonacci";
cout<<"\nMasukkan batas deret fibonacci: ";
cin>>n;
for (i=0;i<n;i++){
if (i<2)
a[i]=i;
else
a[i]=a[i-2]+a[i-1];}
for(i=0;i<n;i++){
cout<<a[i]<<" ";}
getch ();
return 0;}

Program Class :
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
class fibonacci{
public:
void masukan();
void proses();
void keluaran();
private:
int n,i,a[50];};
void fibonacci::masukan(){
cout<<"Deret Fibonacci";
cout<<"\nMasukkan batas deret fibonacci: ";
cin>>n;}
void fibonacci::proses(){
for (i=0;i<n;i++){
if (i<2)
a[i]=i;
else
a[i]=a[i-2]+a[i-1];}}
void fibonacci::keluaran(){
for(i=0;i<n;i++){
cout<<a[i]<<" ";}}
int main(){
fibonacci x;
x.masukan();
x.proses();
x.keluaran();
getch ();
return 0;}

Program Jeliot :
import jeliot.io.*;
public class MyClass {
public static void main() {
fibonacci x = new fibonacci();
x.masukan();
x.proses();
x.keluaran();}}
class fibonacci{
void masukan(){
System.out.print("Deret Fibonacci");
System.out.print("\nMasukkan batas deret fibonacci: ");
n = Input.readInt();}
void proses(){
for (i =0;i<n;i++){
if (i<2)
a[i] =i;
else
a[i] =a[i-2]+a[i-1];}}
void keluaran(){
for(i =0;i<n;i++){
System.out.print(a[i]);
System.out.print(" ");}}
private int n;
private int i;
private int[] a = new int[50];}

Penjelasan :
Program di atas adalah program yang digunakan untuk mencari deret fibonacci. Contoh 0,1,1,2,3,5 dimana tiap 2 angkanya ditambahkan lalu ditempatkan pada deret berikutnya begitu pula seterusnya. Sehingga pada program di atas kita gunakan fungsi perulangan yaitu for dilanjutkan dengan fungsi if atau percabangan dengan syarat (i<2) jika ya maka akan menampilkan nilai i, sedangkan tidak akan menampilkan hasil dari ((i-2)+(i-1)) dimana i adalah angka yang akan terus di ulang sampai dengan batasnya. Langkah selanjutnya kita tinggal menampilkan hasil dari percabangan di atas dengan perulangan atau fungsi if, agar hasilnya dapat berbentuk sebagai deret fibonacci tidah hanya menampilkan 1 hasil saja.


Perulangan dalam Bahasa C

Perulangan :
Perulangan data atau yang biasa disebut dengan “looping” adalah proses yang dilakukan secara berulang-ulang sampai batas yang ditentukan. Biasanya bila dalam perulangan tersebut tidak disertakan batasnya maka syntax akan error karena proses itu akan berulang terus hingga tak terhingga sementara variabel dalam komputer masih terbatas.
Jenis :
a.   FOR
      Syntax :  for (inisialisasi ; syarat ; penambahan) {
                     pernyataan}
      inisialisasi        : keadaan awal dari variabel control
      syarat               : ekspresi relasi yang merupakan kondisi
      penambahan    : pengatur perubahan nilai variabel control

Contoh :
for (i=0;i<10;i++)
{
p=2+i;
 }
b.   WHILE
      Syntax :  while (kondisi){
                     pernyataan}
Contoh :
i=0
while (i<10)
{
p=2+i;
 i++;
}



c.   DO – WHILE
      Syntax :  do {
                     pernyataan}
                     while (kondisi);
      Contoh :
            i=0
do
      {
            i++;
}
      while (i<10)

 Perbedaan antara FOR, WHILE, dan DO-WHILE :
For :
untuk mengulang suatu proses yang telah diketahui jumlahnya.
While : Pre Tested Loop
untuk mengulang suatu proses yang belum diketahui jumlahnya. Pengecekan kondisi akan dilakukan terlebih dahulu. Jika kondisi masih bernilai true, maka looping akan terus berlanjut.
Do-while : Post Tested Loop
 untuk mengulang suatu proses yang belum diketahui jumlahnya. Instruksi akan dijalankan lebih dahulu, kemudian dilakukan pengecekan kondisi apabila masih bernilai true maka looping akan terus berlanjut.



Algoritma untuk mencari deret Fibonaci

Algoritma :
Deklarasi
    n    : integer
    i    : integer
    a[1..50]: integer
Deskripsi
    Read n
    For i <- 0 to n do
        If (i < 2) then
        a[ i ] <- i
        Else
        a[ i ] <- a[ i - 2 ] + a[ i - 1 ]
        end if
    end for
    For i <- 0 to n do
        Write a[ i ]
    end for
    end

Program Biasa :
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
int main(){     
int n,i,a[50];
cout<<"Deret Fibonacci";
cout<<"\nMasukkan batas deret fibonacci: ";
cin>>n;
for (i=0;i<n;i++){
if (i<2)
a[i]=i;
else
a[i]=a[i-2]+a[i-1];}
for(i=0;i<n;i++){
cout<<a[i]<<" ";}
getch ();
return 0;}

Program Class :
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
class fibonacci{
public:
void masukan();
void proses();
void keluaran();
private:
int n,i,a[50];};
void fibonacci::masukan(){
cout<<"Deret Fibonacci";
cout<<"\nMasukkan batas deret fibonacci: ";
cin>>n;}
void fibonacci::proses(){
for (i=0;i<n;i++){
if (i<2)
a[i]=i;
else
a[i]=a[i-2]+a[i-1];}}
void fibonacci::keluaran(){
for(i=0;i<n;i++){
cout<<a[i]<<" ";}}
int main(){
fibonacci x;
x.masukan();
x.proses();
x.keluaran();
getch ();
return 0;}

Program Jeliot :
import jeliot.io.*;
public class MyClass {
public static void main() {
fibonacci x = new fibonacci();
x.masukan();
x.proses();
x.keluaran();}}
class fibonacci{
void masukan(){
System.out.print("Deret Fibonacci");
System.out.print("\nMasukkan batas deret fibonacci: ");
n = Input.readInt();}
void proses(){
for (i =0;i<n;i++){
if (i<2)
a[i] =i;
else
a[i] =a[i-2]+a[i-1];}}
void keluaran(){
for(i =0;i<n;i++){
System.out.print(a[i]);
System.out.print(" ");}}
private int n;
private int i;
private int[] a = new int[50];}

Penjelasan :
Program di atas adalah program yang digunakan untuk mencari deret fibonacci. Contoh 0,1,1,2,3,5 dimana tiap 2 angkanya ditambahkan lalu ditempatkan pada deret berikutnya begitu pula seterusnya. Sehingga pada program di atas kita gunakan fungsi perulangan yaitu for dilanjutkan dengan fungsi if atau percabangan dengan syarat (i<2) jika ya maka akan menampilkan nilai i, sedangkan tidak akan menampilkan hasil dari ((i-2)+(i-1)) dimana i adalah angka yang akan terus di ulang sampai dengan batasnya. Langkah selanjutnya kita tinggal menampilkan hasil dari percabangan di atas dengan perulangan atau fungsi if, agar hasilnya dapat berbentuk sebagai deret fibonacci tidah hanya menampilkan 1 hasil saja.


Perulangan dalam Bahasa C

Perulangan :
Perulangan data atau yang biasa disebut dengan “looping” adalah proses yang dilakukan secara berulang-ulang sampai batas yang ditentukan. Biasanya bila dalam perulangan tersebut tidak disertakan batasnya maka syntax akan error karena proses itu akan berulang terus hingga tak terhingga sementara variabel dalam komputer masih terbatas.
Jenis :
a.   FOR
      Syntax :  for (inisialisasi ; syarat ; penambahan) {
                     pernyataan}
      inisialisasi        : keadaan awal dari variabel control
      syarat               : ekspresi relasi yang merupakan kondisi
      penambahan    : pengatur perubahan nilai variabel control

Contoh :
for (i=0;i<10;i++)
{
p=2+i;
 }
b.   WHILE
      Syntax :  while (kondisi){
                     pernyataan}
Contoh :
i=0
while (i<10)
{
p=2+i;
 i++;
}



c.   DO – WHILE
      Syntax :  do {
                     pernyataan}
                     while (kondisi);
      Contoh :
            i=0
do
      {
            i++;
}
      while (i<10)

 Perbedaan antara FOR, WHILE, dan DO-WHILE :
For :
untuk mengulang suatu proses yang telah diketahui jumlahnya.
While : Pre Tested Loop
untuk mengulang suatu proses yang belum diketahui jumlahnya. Pengecekan kondisi akan dilakukan terlebih dahulu. Jika kondisi masih bernilai true, maka looping akan terus berlanjut.
Do-while : Post Tested Loop
 untuk mengulang suatu proses yang belum diketahui jumlahnya. Instruksi akan dijalankan lebih dahulu, kemudian dilakukan pengecekan kondisi apabila masih bernilai true maka looping akan terus berlanjut.



Sunday, 27 April 2014




Situ Patengan
 
Selimut kabut tipis turun menutupi bukit
Sejuknya hawa menyentuh kulit
Meneteskan embun di pucuk-pucuk
Hamparan kebunteh yang menghijau
Menjadi hiasan sepasang mata
Riak-riak kecil yang tenang
Ikan-ikan kecil yang meloncat riang     
Tercium aroma hutan pinus di kejauhan
Langit biru begitu teduh
Memantul dari beningnya air
Perlahan tertiup angin
Sinar matahari yang bersembunyi
Tertahan menyentuh bumi
Di sini,ditempat ini
Telah terjalin kisah asmara yang melegenda
KianSantang, Rengganis dan batu Cinta
Situ Patengan menjadi saksi kisah kasih cinta sejati

Saturday, 16 November 2013

Contoh CV Surat Lamaran



Daftar Riwayat Hidup

Data Pribadi
Nama                                 :
Tempat, Tanggal Lahir        :
Jenis Kelamin                     :
Agama                               :
Status                                 :
Alamat                               :
Tlp                                     :

Latar Belakang Pendidikan
1995-2001: SDN Ciparigi, Ciwidey
2001-2004: MTs Salafiyah Al-Mushlihin, Ciwidey
2004-2007: MA Salafiyah Al-Mushlihin, Ciwidey

Kemampuan
1.      Kemampuan Komputer ( Ms Office, Internet)
2.      Bahasa Pemrograman Delphi7

Pengalaman Kerja
1.      PT Necis Indah Cemerlang (Garment)
Periode Maret 2009 - Oktober 2010
Posisi: Operator Finishing
Rincian Pekerjaan
·         Memproses barang dari produksi sebelum di pack
·         Mengecek kualitas barang
2.      PT Exsonindo Multi Produck Industri
Periode November 2010 – Mei 2011
Posisi: Operator Logo
Rincian Pekerjaan
·         Membuat logo bagian belakang tas
·         Membartex badan tas
3.      PT Trisco Tailored Apparel Manufacturing
Periode Oktober 2011 – Oktober 2013
Posisi : Operator Fusing
Rincian Pekerjaan
·         Memproses barang dari Cutting sebelum turun ke bagian Produksi
Pengalaman Organisasi
1.      Ketua OSIS MA Salafiyah Al-Mushlihin
2.      Pradana Puteri Ambalan Robi’ah Adawiyah MA Salafiyah Al-Mushlihin
3.      Saka Bhayangkara Kec. Ciwidey